Salam
sejahtera ya bagi para pembaca.langsung saja ini bahasan tentang setting
DNS-server ubuntu 7.10 server, tapi sebelum kita install DNS-servernya, install
dulu donk OS nya (Ubunutu 7.10 server) sebagai server dhcp-nya kan kalo gak ada
gimana coba. He he he
Langsung saja ini langkah-langkah nya
Pada
saat ini internet menggunakan Provider Cellular adalah solusi alternatif dan
tercepat dalam mengakses internet. Kita tidak perlu harus menyediakan Modem dan
line tlp atau bahkan mengurus registrasi berlangganan ISP tertentu. Namun dalam
hal ini ttp ada konsekuensinya yaitu tarif yang lumayan Mahal. Sekedar catatan,
saat ini tarif akses GPRS termurah adalah pada IM3 & MENTARI dengan tarif
Rp 1,-/kb (Kalau blm berubah). Sedang provider lain macam XL dan
Telkomsel masih terbilang tinggi. Ini terbukti ketika sebelum saya posting
tulisan ini, saya mencoba akses GPRS menggunakan Kartu HALLO TELKOMSEL. Saya
membuka Blog saya dan mengedit untuk menambah kan satu Link setelah itu
merefresh kembali Blog. Bukan main terkejut ketika melihat biaya penggunaan
terakhir adalah Rp 18rb'an. Ini bukan promosi dsb, tapi sekedar saran untuk
mengakses GPRS gunakan IM3 atau MENTARI dengan dengan tarif Rp 1,-/kb. Oke
kembali ke masalah, untuk menggunakan Ponsel sebagai modem kita harus melakukan
beberapa setting pada modem yang terdeteksi di PC dan setting GPRS atau
Internet Account pada Ponsel. Berikut langkah-langkahnya Dengan Asumsi ponsel
sudah terdeteksi sebagai modem :
Beberapa
WEB browser yang sering digunakan pada komputer
CAMINO
Camino,
Mozilla Power Mac Style.
Camino adalah open source web browser dikembangkan
berfokus pada memberikan experience terbaik kepada pengguna Mac OS X. Camino
mengkombinasikan visual sederhana, elegan dan menyajikan pengalaman yang
mengagumkan yang menjadi filosofi dari Macintosh dengan Gecko layout engine
yang powerful.
Camino
hanya dapat diinstall dalam Sistem Operasi Mac
Camino adalah
sebuah Web browser khusus dirancang untuk digunakan dengan sistem operasi Mac. Ini browser yang inovatif bebas untuk download
dan menginstal, dan update dapat diakses dengan cepat secara online. Pengguna dapat mengambil keuntungan dari kontrol
jengkel Camino, yang menghilangkan pop up. Proyek Camino kelompok masyarakat, yang
mengembangkan dan mengelola Camino, menyambut masukan dari pengguna Camino.
Coba perhatikan gambar di atas
sebelum anda membaca tulisan saya. kalo sudah mari kita lanjutkan. !!!
Pertanyaan akan muncul bagaimana caranya agar kompie B,C dan D bisa
terhubung dan terkoneksi internet melalui kompie A. Saya menggambarkan
topologi jaringan berawal dari kompie A yang sudah terkoneksi internet,
kemudian muncul kompie B,C dan D yang ingin juga terkoneksi internet. untuk
kasus diatas kita harus membuat terlebih dahulu jaringan WIFI/adhoc. jaringan
adhoc sebenarnya hampir sama dengan jaringan peer to peer namun bedanya
adalah media yang digunakan yaitu dengan menggunakan jaringan wifi.
Sekarang
kita akan membahas tentang pembuatan kuis menggunakan Macromedia Flash 8. Sebagai
contoh saya hanya membuat lima soal pilihan ganda. Sebelumnya anda harus tahu
dulu tool – tool yang terdapat dalam Macromedia Flash. Brikut tool –
tool dalam Macrimedia Flash:
1.
Buka
macromedia flash nya >> pilih flash document.
2.
Ganti
nama layer 1 dengan nama background, warna background ubah jadi hitam dan
ukurannya menjadi 450 x 400 caranya klik kanan pilih document properties.
3.
Buat
bingkai menggunakan Rectangle Tool. Setting corner radius nya menjadi 15
dan stoke height nya menjadi 2. Warna anda bisa menentukannya sendiri.
4.
Di
frame 1 pada layer background kita buat teks mengunakan Text Tool kemudian
kita buat lingkaran menggunakan Oval Tool dan tambahkan teks “mulai
kuis” (tanpa tanda petik).
Salam sejahtra buat para pembaca. Materi postingan saya kali
ini yaitu Membuat DHCP SERVER Dimana :
FUNGSI: untuk memberikan dan mengatur ip client secara otomatis
Langsung saja….
Langkah-langkah konfigurasi DHCP Server
1. Konfigurasi IP Address untuk SERVER
#vim /etc/network/interface auto lo
iface lo inet loopback
# The primary network interface allow-hotplug eth1
iface eth1 inet static address 192.168.2.29
netmask 255.255.255.128
network 192.168.2.0
broadcast 192.168.2.127
gateway 192.168.2.1
# dns-* options are implemented by the resolvconf package,
if installed dns-nameservers 202.134.0.155
dns-search smkn1-sdk.sch.id
Simpan :wq
restart networknya : /etc/init.d/networking restart
Cek IP
debian:~# ifconfig eth1
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:24:01:31:24:48
inet addr:192.168.2.29
Bcast:192.168.2.127
Mask:255.255.255.128
inet6 addr: fe80::224:1ff:fe31:2448/64
Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:595 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:346 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:422290 (412.3 KiB) TX bytes:56330 (55.0 KiB)
Interrupt:225 Base address:0xce00
2. Mencari paket program, lakukan dengan perintah berikut
Sebelum mencari paket pastikan sources list ada sudah ter
setting yaitu dengan cara
#vim /etc/apt/sources.list
Tambahkan deb ftp://118.98.171.229/debian etch main
contrib non-free
Tekan esc :wq
Setelah itu lakukan pencarian packet dengan perintah
# apt-cache search dhcp
dhcp - DHCP server for automatic IP address assignment
dhcp-client - DHCP Client
dhcp-helper - A DHCP relay agent dhcp-relay - DHCP Relay
dhcp3-client - DHCP Client
dhcp3-common - Common files used by all the dhcp3*
packagesdhcp3-dev - API for accessing and modifying the DHCP server and client
state
dhcp3-relay - DHCP Relay
dhcp3-server - DHCP server for automatic IP address
assignment dhcpcd - DHCP client for automatically configuring IPv4 net--More--
Menginstall Paket DHCP
debian:~# apt-get install dhcp3-server
Reading package lists... Done
Building dependency tree... Done
The following NEW packages will be installed:
dhcp3-server
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 0 not
upgrad ed. Need to get 292kB of archives.
After unpacking 836kB of additional disk space will be
used . WARNING: The following packages cannot be authenticated! dhcp3-server
Install these packages without verification [y/N]? y
Get:1 ftp://118.98.171.229 etch/main dhcp3-server 3.0.4-13
[292kB] Fetched 292kB in 0s (2932kB/s)
Preconfiguring packages ...
Selecting previously deselected package dhcp3-server.
(Reading database ... 62133 files and directories
currently installed.) Unpacking dhcp3-server (from
.../dhcp3-server_3.0.4-13_i386 .deb) ... Setting up dhcp3-server (3.0.4-13) ...
Generating /etc/default/dhcp3-server...
Starting DHCP server: dhcpd3 failed to start - check
syslog for diagnostics. invoke-rc.d: initscript dhcp3-server, action
"start" failed .
3. Konfigurasi SERVER DHCP
a. Kopi dulu konfigurasi asli dhcp
debian:~# cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.ASLI
b. Edit file dhcpd.conf
debian:~# vim /etc/dhcp3/dhcpd.conf
# Sample configuration file for ISC dhcpd for Debian
#
# $Id: dhcpd.conf,v 1.1.1.1 2002/05/21 00:07:44 peloy Exp
$
#
# The ddns-updates-style parameter controls whether or not
the server will
# attempt to do a DNS update when a lease is confirmed. We
default to the
# behavior of the version 2 packages ('none', since DHCP
v2 didn't
# have support for DDNS.)
ddns-update-style none;
# option definitions common to all supported networks...
option domain-name "smkn1-sdk.sch.id";
option domain-name-servers 202.134.1.10, 202.134.0.155;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
# If this DHCP server is the official DHCP server for the
local
# network, the authoritative directive should be
uncommented.
#authoritative;
# Use this to send dhcp log messages to a different log
file (you also
# have to hack syslog.conf to complete the redirection).
log-facility local7;
# No service will be given on this subnet, but declaring
it helps the
# DHCP server to understand the network topology.
#subnet 10.152.187.0 netmask 255.255.255.0 {
#}
# This is a very basic subnet declaration.
subnet 192.168.2.0 netmask 255.255.255.128 {
range 192.168.2.1 192.168.2.5;
option routers 192.168.2.1;
}
# This declaration allows BOOTP clients to get dynamic
addresses,
# which we don't really recommend.
#subnet 10.254.239.32 netmask 255.255.255.224 {
# range dynamic-bootp 10.254.239.40 10.254.239.60;
# option broadcast-address 10.254.239.31;
# option routers rtr-239-32-1.example.org;
#}
# A slightly different configuration for an internal
subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name "internal.example.org";
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}
# Hosts which require special configuration options can be
listed in
# host statements. If no address is specified, the address
will be
# allocated dynamically (if possible), but the
host-specific information
# will still come from the host declaration.
#host passacaglia {
# hardware ethernet 0:0:c0:5d:bd:95;
# filename "vmunix.passacaglia";
# server-name "toccata.fugue.com";
#}
# Fixed IP addresses can also be specified for hosts.
These addresses
# should not also be listed as being available for dynamic
assignment.
# Hosts for which fixed IP addresses have been specified
can boot using
# BOOTP or DHCP. Hosts for which no fixed address is
specified can only
# be booted with DHCP, unless there is an address range on
the subnet
# to which a BOOTP client is connected which has the
dynamic-bootp flag
# set.
#host fantasia {
# hardware ethernet 08:00:07:26:c0:a5;
#fixed-address fantasia.fugue.com;
}
# You can declare a class of clients and then do address
allocation
# based on that. The example below shows a case where all
clients
# in a certain class get addresses on the 10.17.224/24
subnet, and all
# other clients get addresses on the 10.0.29/24 subnet.
#class "foo" {
# match if substring (option vendor-class-identifier, 0,
4) = "SUNW";
#}
#shared-network 224-29 {
# subnet 10.17.224.0 netmask 255.255.255.0 {
# option routers rtr-224.example.org;
# }
# subnet 10.0.29.0 netmask 255.255.255.0 {
# option routers rtr-29.example.org;
# }
# pool {
# allow members of "foo";
# range 10.17.224.10 10.17.224.250;
# }
# pool {
# deny members of "foo";
# range 10.0.29.10 10.0.29.230;
simpan : esc wq
c. edit file /etc/default/dhcp3-server
debian:~# vim /etc/default/dhcp3-server
# Defaults for dhcp initscript
# sourced by /etc/init.d/dhcp
# installed at /etc/default/dhcp3-server by the maintainer
scripts
#
# This is a POSIX shell fragment
#
# On what interfaces should the DHCP server (dhcpd) serve
DHCP requests?
# Separate multiple interfaces with spaces, e.g.
"eth0 eth1". INTERFACES="eth1"
~
simpan : esc wq
4. Restrat dhcp server
debian:~# /etc/init.d/dhcp3-server restart
5. Menguji DHCP SERVER
Pakai komputer client: Pada komputer client diset
pemberian ip addressnya pakai dhcp. Kemudian restart network komputer client
Kalau dapat ip address sesuai dengan network server ==>
DHCP server nya sukses…
Selamat mencoba….
Facebook saat
ini merupakan jejaring social yang sangat di gemari para pemuda-pemudi, dan
merupakan salah satu situs yang paling umum dibuka, nah bagi anda yang belum
punya facebook, disini saya postingkan cara mendaftarnya.
Saya sih belum pernah membuat
jaringan WiFi sebelumnya, tapi saat kemarin ada kesempatan untuk membuatnya,
aku langsung saja mencobanya. Perangkat untuk membangun jaringan wireless ini
sendiri semakin hari semakin murah saja. Kali ini jaringan WiFi yang aku
bangun tanpa koneksi internet pada jaringan Microsoft Windows.
Nih contoh gambar sketsanya.
Sudah hampir sebulan saya
menggunakan Ubuntu Karmic 9.10. Tidak ada masalah kecuali satu saja, yakni Gnome
Global Menu yang sudah terbiasa saya gunakan tidak bisa berjalan dengan baik di
Karmic. Beberapa aplikasi tidak mau dipanggil akibat pemasangan applet
tersebut. Namun masalah tersebut tidak bertahan lama, karena update Gnome
Global Menu akhirnya keluar dan bisa berjalan dengan baik di Karmic
Berikut adalah beberapa aplikasi dan tools yang
hampir selalu saya install setelah menginstall Ubuntu: